Selamat Datang di BLOG RINZI,PERJALANAN MENGGAPAI RIDHO ILLAHI
Tampilkan postingan dengan label Data. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Data. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Oktober 2008

Sandal Jepit Istriku

(By : Yulia Abdullah)

Selera makanku mendadak punah. Hanya ada rasa kesal dan jengkel yang memenuhi kepala ini. Duh, betapa tidak gemas, dalam keadaan lapar memuncak seperti ini, makanan yang tersedia tak ada yang memuaskan lidah. Sayur sop rasanya manis bak kolak pisang, sedang perkedelnya asin tak ketulungan.

"Ummi... Ummi, kapan kamu dapat memasak dengan benar? Selalu saja, kalau tak keasinan, kemanisan, kalau tak keaseman, ya kepedesan!" Ya, aku tak bisa menahan emosi untuk tak menggerutu.

"Sabar Bi, Rasulullah juga sabar terhadap masakan Aisyah dan Khodijah. Katanya mau kayak Rasul? Ucap isteriku kalem.

"Iya. Tapi Abi kan manusia biasa. Abi belum bisa sabar seperti Rasul. Abi tak tahan kalau makan terus menerus seperti ini!" Jawabku masih dengan nada tinggi.

Mendengar ucapanku yang bernada emosi, kulihat isteriku menundukkan kepala dalam-dalam. Kalau sudah begitu, aku yakin pasti air matanya merebak.

*******

Sepekan sudah aku ke luar kota. Dan tentu, ketika pulang benak ini penuh dengan jumput-jumput harapan untuk menemukan baiti jannati di rumahku. Namun apa yang terjadi? Ternyata kenyataan tak sesuai dengan apa yang kuimpikan. Sesampainya di rumah, kepalaku malah mumet tujuh keliling. Bayangkan saja, rumah kontrakanku tak ubahnya laksana kapal pecah. Pakaian bersih yang belum disetrika menggunung di sana sini. Piring-piring kotor berpesta-pora di dapur, dan cucian, wouw! berember-ember. Ditambah lagi aroma bau busuknya yang menyengat, karena berhari-hari direndam dengan deterjen tapi tak juga dicuci. Melihat keadaan seperti ini aku cuma bisa beristigfar sambil mengurut dada.

"Ummi... Ummi, bagaimana Abi tak selalu kesal kalau keadaan terus menerus begini?" ucapku sambil menggeleng-gelengka n kepala. "Ummi... isteri sholihah itu tak hanya pandai ngisi pengajian, tapi dia juga harus pandai dalam mengatur tetek bengek urusan rumah tangga. Harus bisa masak, nyetrika, nyuci, jahit baju, beresin rumah?"

Belum sempat kata-kataku habis sudah terdengar ledakan tangis isteriku yang kelihatan begitu pilu. "Ah...wanita gampang sekali untuk menangis," batinku. "Sudah diam Mi, tak boleh cengeng. Katanya mau jadi isteri shalihah? Isteri shalihah itu tidak cengeng," bujukku hati-hati setelah melihat air matanya menganak sungai.

"Gimana nggak nangis! Baru juga pulang sudah ngomel-ngomel terus. Rumah ini berantakan karena memang Ummi tak bisa mengerjakan apa-apa. Jangankan untuk kerja, jalan saja susah. Ummi kan muntah-muntah terus, ini badan rasanya tak bertenaga sama sekali," ucap isteriku diselingi isak tangis. "Abi nggak ngerasain sih bagaimana maboknya orang yang hamil muda..." Ucap isteriku lagi, sementara air matanya kulihat tetap merebak.

Hamil muda?!?! Subhanallah … Alhamdulillah…

********

Bi..., siang nanti antar Ummi ngaji ya...?" pinta isteriku. "Aduh, Mi... Abi kan sibuk sekali hari ini. Berangkat sendiri saja ya?" ucapku.
"Ya sudah, kalau Abi sibuk, Ummi naik bis umum saja, mudah-mudahan nggak pingsan di jalan," jawab isteriku.
"Lho, kok bilang gitu...?" selaku.
"Iya, dalam kondisi muntah-muntah seperti ini kepala Ummi gampang pusing kalau mencium bau bensin. Apalagi ditambah berdesak-desakan dalam dengan suasana panas menyengat. Tapi mudah-mudahan sih nggak kenapa-kenapa, " ucap isteriku lagi.

"Ya sudah, kalau begitu naik bajaj saja," jawabku ringan.

*******

Pertemuan dengan mitra usahaku hari ini ternyata diundur pekan depan. Kesempatan waktu luang ini kugunakan untuk menjemput isteriku. Entah kenapa hati ini tiba-tiba saja menjadi rindu padanya. Motorku sudah sampai di tempat isteriku mengaji. Di depan pintu kulihat masih banyak sepatu berjajar, ini pertanda acara belum selesai. Kuperhatikan sepatu yang berjumlah delapan pasang itu satu persatu. Ah, semuanya indah-indah dan kelihatan harganya begitu mahal. "Wanita, memang suka yang indah-indah, sampai bentuk sepatu pun lucu-lucu," aku membathin.

Mataku tiba-tiba terantuk pandang pada sebuah sendal jepit yang diapit sepasang sepatu indah. Kuperhatikan ada inisial huruf M tertulis di sandal jepit itu. Dug! Hati ini menjadi luruh. "Oh....bukankah ini sandal jepit isteriku?" tanya hatiku. Lalu segera kuambil sandal jepit kumal yang tertindih sepatu indah itu. Tes! Air mataku jatuh tanpa terasa. Perih nian rasanya hati ini, kenapa baru sekarang sadar bahwa aku tak pernah memperhatikan isteriku. Sampai-sampai kemana-mana ia pergi harus bersandal jepit kumal. Sementara teman-temannnya bersepatu bagus.

"Maafkan aku Maryam," pinta hatiku.

"Krek...," suara pintu terdengar dibuka. Aku terlonjak, lantas menyelinap ke tembok samping. Kulihat dua ukhti berjalan melintas sambil menggendong bocah mungil yang berjilbab indah dan cerah, secerah warna baju dan jilbab umminya. Beberapa menit setelah kepergian dua ukhti itu, kembali melintas ukhti-ukhti yang lain. Namun, belum juga kutemukan Maryamku. Aku menghitung sudah delapan orang keluar dari rumah itu, tapi isteriku belum juga keluar. Penantianku berakhir ketika sesosok tubuh berabaya gelap dan berjilbab hitam melintas. "Ini dia mujahidah (*) ku!" pekik hatiku. Ia beda dengan yang lain, ia begitu bersahaja. Kalau yang lain memakai baju berbunga cerah indah, ia hanya memakai baju warna gelap yang sudah lusuh pula warnanya. Diam-diam hatiku kembali dirayapi perasaan berdosa karena selama ini kurang memperhatikan isteri.

Ya, aku baru sadar, bahwa semenjak menikah belum pernah membelikan sepotong baju pun untuknya. Aku terlalu sibuk memperhatikan kekurangan-kekurang an isteriku, padahal di balik semua itu begitu banyak kelebihanmu, wahai Maryamku. Aku benar-benar menjadi malu pada Allah dan Rasul-Nya. Selama ini aku terlalu sibuk mengurus orang lain, sedang isteriku tak pernah kuurusi. Padahal Rasul telah berkata: "Yang terbaik di antara kamu adalah yang paling baik terhadap keluarganya. "

Sedang aku? Ah, kenapa pula aku lupa bahwa Allah menyuruh para suami agar menggauli isterinya dengan baik. Sedang aku terlalu sering ngomel dan menuntut isteri dengan sesuatu yang ia tak dapat melakukannya. Aku benar-benar merasa menjadi suami terzalim!

"Maryam...!" panggilku, ketika tubuh berabaya gelap itu melintas. Tubuh itu lantas berbalik ke arahku, pandangan matanya menunjukkan ketidakpercayaan atas kehadiranku di tempat ini. Namun, kemudian terlihat perlahan bibirnya mengembangkan senyum. Senyum bahagia.

"Abi...!" bisiknya pelan dan girang. Sungguh, baru kali ini aku melihat isteriku segirang ini.
"Ah, betapa manisnya wajah istriku ketika sedang kegirangan… kenapa tidak dari dulu kulakukan menjemput isteri?" sesal hatiku.

******

Esoknya aku membeli sepasang sepatu untuk isteriku. Ketika tahu hal itu, senyum bahagia kembali mengembang dari bibirnya. "Alhamdulillah, jazakallahu. ..," ucapnya dengan suara mendalam dan penuh ketulusan.

Ah, Maryamku, lagi-lagi hatiku terenyuh melihat polahmu. Lagi-lagi sesal menyerbu hatiku. Kenapa baru sekarang aku bisa bersyukur memperoleh isteri zuhud (**) dan 'iffah (***) sepertimu? Kenapa baru sekarang pula kutahu betapa nikmatnya menyaksikan matamu yang berbinar-binar karena perhatianku?

Nangis euy bacanya....

[ Read More.. ]

Jilbab Bagi Muslimah hukumnya wajib

Copy paste dari sini...

masihkah kau menolak kenyataan sebenarnya?


Apakah Berjilbab Termasuk Masalah Ijtihadi Dalam Syari’ah Islam Sehingga Kedudukannya Menjadi Relatif?

Di akhir zaman ini banyak orang yang berani berfatwa dengan menabrak kesepakatan para ulama, keluar dari kaidah belajar ilmu fiqh yang disepakati, mencari pendapat-pendapat yang syadz (nyleneh), yang bagi orang yang benar-benar mempelajari fiqh tidak tertutup lobang-lobang kelemahan mereka, semua ini mereka lakukan hanya demi memuaskan orang-orang kafir bahwa Islam itu toleran, mengikuti zaman, padahal kelemahan pendapat mereka itu amat sangat mereka sadari.

Mirisnya lagi hal tersebut dilakukan oleh orang-orang yang katanya bergelar doktor atau bahkan profesor, lalu diajarkan dengan penuh semangat di universitas-universitas yang sebagian besar (tidak seluruhnya) para pengajarnya belajar dari negara-negara sekular dan kuffar, atau ada pula yang belajar dari negara Islam tapi pada orang-orang yang sudah nyleneh pula dan dikenal menjadi kolaborator kuffar.

Salah satu dari fatwa yang demikian itu adalah bahwa Jilbab itu tidak wajib, atau merupakan masalah ijtihadiyah, atau masalah khilafiyyah, sehingga dalil hukumnya bersifat relatif dan tidak mengikat, demikianlah salah satu igauan mereka di siang-bolong, yang jika kita teliti fatwa-fatwa mereka itu nampaklah pemutar-balikan fakta di mana-mana, perancuan dalil yang shahih dengan yang dha’if, memaksakan diri menggunakan tafsir bir ra’yil qabih/tafsir dengan logika yang sesat (karena ada juga tafsir yang bir ra’yi shahih/logika tapi terbimbing oleh wahyu), dan mereka ini secara sengaja menjauhi tafsir bil ma’tsur (tafsir menggunakan dalil, karena akan menghancurleburkan semua pijakan mereka itu), mereka juga menggunakan kaidah ushul-fiqh secara terbalik-balik sesuai hawa nafsu mereka sendiri, dll.

Yang kesemuanya itu hanya menunjukkan ashabiyyah (fanatisme) terhadap syahwat dan taqdis (pengkultusan) kepada akal secara berlebihan, yang kesemuanya ini merupakan ciri sebagian aliran mu’tazilah-jadidah (neo-rasionalis) yang kemudian sayap radikalnya bermuara kepada aliran liberal yang menyempal jauh dari ajaran Islam, merupakan mazhab sempalan dalam ajaran Islam, sebagaimana mazhab Syi’ah maupun Khawarij.

Salah satu ciri kelompok ini adalah pernyataan mereka bahwa dalam syariat Islam kebenaran sebuah pandangan adalah relatif karena semuanya adalah ijtihad, maka setiap orang berhak untuk memilih mana yang menurutnya benar.. Inna liLLLAAHi wa inna ilayhi raji’un! Dari mana munculnya igauan seperti ini?! Coba tunjukkan referensi yang mu’tabar (diakui sebagai referensi syari’ah) yang menyebutkannya?! Kecuali referensi para orientalis atau murid-muridnya, maka tidak ada jumhur-ulama yang mengakuinya kecuali kalangan orientalis dan para pengikut-pengikutnya, semoga mereka diberi hidayah sehingga kembali ke jalan Islam yang lurus, aamiin..

1. Makna Penutup Aurat dan Jilbab

a. Aurat dalam bahasa Arab bermakna keburukan manusia[1], atau celah/kekurangan[2], adapun menurut syari’ah didefinisikan sebagai apa-apa yang diwajibkan untuk ditutupi dan diharamkan untuk dipandang[3].

b. Jilbab berbeda dengan kerudung (khumur)[4], karena jilbab adalah baju kurung yang panjang/jubah[5] yang digunakan agar menutupi seluruh yang di bawahnya. Ia merupakan kain yang diselubungkan di atas kerudung[6], atau sejenis kain selubung/semacam mantel (milhafah)[7].

2. Aurat Wanita Yang Wajib Ditutup Dalam Al-Qur’an

a. Yang Wajib Berjilbab Bukan Hanya Istri Nabi Saja:

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu dan ALLAAH adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”[8]

Berkata Imam At-Thabari bahwa maknanya, ALLAAH SWT berfirman pada nabi SAW: Hai Nabi, katakan pada istrimu, anak-anak-mu dan wanita muslimah: Janganlah kalian menyerupai wanita-wanita lain dalam cara berpakaiannya (yatasyabbahna bil ima’i fi libasihinna) yaitu dengan membiarkan rambut dan wajah terbuka, melainkan tutup semua itu dengan jilbab[9]; berkata Imam Ibnu Katsir bahwa maknanya: ALLAAH SWT menyampaikan kepada Nabi-NYA agar memerintahkan kepada semua wanita muslimah agar menjaga kehormatan mereka dan agar mereka berbeda dengan cara berpakaiannya wanita jahiliyyah yaitu hendaklah gunakan jilbab[10]; berkata Imam Asy-Syaukaniy bahwa ayat ini sabab-nuzulnya adalah berkenaan dengan peristiwa keluarnya Saudah RA yang dicela oleh Umar RA, lalu turun ayat ini yang membolehkan wanita keluar rumah untuk suatu kepentingan asal mereka menutup jilbabnya[11].

b. Ayat Ini Tidak Ada Kaitannya Dengan Haditsul ‘Ifki

Di antara salah satu kedunguan mereka dan tidak berilmunya mereka dan guru-guru mereka, adalah kata-kata mereka bahwa asbab-nuzul ayat ini berkaitan dengan peristiwa haditsul-’ifki pada Ummul Mu’minin Aisyah RA.. Laa hawla walaa quwwata illa biLLAAH.. Persis sebagaimana dalam pepatah Arab dikatakan: Saarat Musyarriqah wa sirta Mugharriban, Syattaana baynal Musyarriq wa Mugharrib (Ia berjalan ke Timur tapi engkau malah berjalan ke Barat, Ketahuilah sungguh amat jauh jaraknya antara Timur dan Barat itu). Sebagaimana kita ketahui bahwa peristiwa Al-’Ifki itu turun berkenaan dengan QS An-Nuur[12], tidak ada hubungannya dengan QS Al-Ahzab, karena surah Al-Ahzab turun berkenaan dengan itu, melainkan berkenaan dengan bantahan kepada orang-orang Munafiq Madinah seperti Ibnu Ubay, dll yang didatangi tokoh-tokoh Quraisy Makkah ba’da perang Uhud, lalu mereka takut Nabi SAW akan mengetahui mereka, lalu turun surah ini untuk meneguhkan Nabi SAW dan membantah mereka[13].

c. Ayat ini Tidak Bisa Menggunakan Kaidah Fiqh: Al-’Ibratu Bikhushushi Sabab La Bi Umumi Lafzh (Hukum itu Berdasarkan Khususnya Sebab Bukan Umumnya Lafzh)

Salah satu bentuk kerancuan berfikir mereka menyimpangkan kaidah secara tidak benar untuk mengelabui orang-orang bodoh (karena memang hanya orang bodoh saja yang tertarik pada pendapat mereka), bahwa sudah jelas-jelas ayat tersebut menyatakan: Qul Li Azwajika wa Banatika wa Nisa’il Mu’mina (Katakan pada istrimu, anakmu dan PARA WANITA MUSLIMAH..), lalu tiba-tiba mereka bicara tentang kaidah berdasarkan khususnya sabab saja, lha kepriben tho mas?! Sudah menjelaskan sabab-nuzulnya aja sudah ngawur di atas, lalu bertambah ngawur lagi dalam menggunakan kaidah ini sementara khithab ayat ini bersifat umum dan tidak bisa di-takhshish.. Mengapa mereka sampai berfikir dengan kaidah terbalik-terbalik demikian?! Karena kebohongan dan tidak menjaga amanah ilmiah, sudah mendarah-daging dalam diri mereka dan diajarkan juga oleh guru-guru mereka, sehingga memutar-balik hukum, dalil dan ayat tidak menjadi masalah buat mereka, yang penting hawa-nafsu mereka terpuaskan, kalau perlu mengambil dalil fiqh dan hadits dari kitab sastra juga tak apa, yang penting berargumen dengan Kitab Kuning supaya nampak “pinter”, kalau ada yang ngerti lalu mengecek dan menunjukkan letak salahnya, cukup mereka katakan saja: maaf salah tulis, kan beres, lalu cari lagi kitab lainnya, siapa tahu tidak ketahuan belangnya, na’udzu biLLAAHi min dzalik…

d. Saat Turun Ayat Jilbab ini Para Shahabat Wanita Langsung Melaksanakannya Tanpa Banyak Alasan dan Keberatan

Berkata Ibnu Abi Hatim, telah menceritakan kepada kami Abu AbdiLLAAH Azh-Zhahraniy, dari apa yang ditulisnya untukku, telah menceritakan kepadaku AbduRRAZZAQ, telah menceritakan kepadaku Ma’mar, dari Ibnu Khutsaim, dari Shafiyyah binti Syaibah, dari Ummu Salamah berkata: “Semoga ALLAAH SWT merahmati para wanita Anshar, pada saat turun ayat ini[14] maka keluarlah semua wanita Anshar seolah-seolah di kepala-kepala mereka ada burung Gagak (Al-Ghirban), karena jilbab yang mereka kenakan dengan bahan yang seadanya yang mereka temui saat itu juga.”[15]

3. Aurat Wanita Dalam As-Sunnah

a. Hadits Pertama:

“Tidak diterima shalat wanita yang sudah haidh (baligh –pen) kecuali menggunakan khimar (kerudung).”[16]

b. Hadits Kedua:

“Sesungguhnya Asma’ binti Abibakr (saat itu ia masih remaja –pen) masuk ke tempat Nabi SAW menggunakan pakaian yang menampak samar-samar bayang-bayang kulit di bawahnya, maka Nabi SAW berpaling darinya sambil bersabda: Wahai Asma’ sesungguhnya wanita itu jika sudah haidh tidak boleh nampak bagian tubuhnya kecuali ini dan ini, beliau SAW memberi isyarat pada wajah dan tapak tangannya.”[17]

c. Hadits Ketiga:

“Ada 2 kelompok manusia penghuni neraka yang belum pernah kulihat (saat beliau SAW hidup –pen), yang pertama laki-laki yang memegang cambuk seperti ekor sapi yang kerjanya memukuli manusia dengannya; yang kedua wanita yang berpakaian tetapi telanjang kalau jalan berlenggang-lenggok menggoda rambutnya seperti punuk unta, 2 kelompok ini tidak masuk Syurga dan tidak bisa mencium bau Syurga, padahal baunya tercium dari jarak sekian dan sekian (jarak yang amat jauh –pen).”[18]

4. Aurat yang Wajib Ditutup Menurut Madzhab Yang Empat

a. Menurut Madzhab Hanafi: Aurat wanita adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan 2 telapak tangannya[19], oleh karenanya kepala wanita adalah aurat yang harus ditutup[20]. Bahkan berkata Imam Hanafi: Kewajiban menutup aurat di depan manusia sudah menjadi ijma’ (konsensus semua ulama), demikian pula saat ia shalat walaupun shalatnya sendirian, maka seandainya saja ada orang yang melakukan shalat dalam keadaan sendirian tidak menutup aurat sekalipun di tempat yang amat gelap-gulita padahal ia memiliki pakaian yang dapat menutupinya maka shalatnya batal[21].

b. Menurut Madzhab Maliki: Aurat wanita di depan sesama wanita muslimah adalah sama dengan aurat laki-laki dengan sesama laki-laki (yang tidak boleh terlihat hanya antara pusar sampai lutut -pen)[22], aurat wanita di depan laki-laki muslim adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan 2 tapak tangannya, aurat wanita di depan laki-laki kafir adalah seluruh tubuhnya termasuk wajah dan 2 tapak tangannya[23]. Berkata Imam Malik: Jika seorang wanita merasa wajahnya atau tapak tangannya demikian indahnya sehingga ia amat kuatir orang yang melihatnya terkena fitnah maka baik ia tutup bagian tersebut (dengan cadar misalnya –pen)[24].

c. Menurut Madzhab Syafi’i[25]: Aurat wanita adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan 2 tapak tangannya[26], yaitu tapak tangannya yang bagian atas maupun yang bagian bawahnya bukan termasuk aurat, tapi dalam masalah ini madzhab kami ada 2 qaul, namun berkata Al-Muzni bahwa yang kuat ia bukan termasuk aurat[27]. Telapak kaki wanita termasuk aurat[28], bagi banci yang menurut kedokteran dominan sifat wanitanya maka auratnya sama dengan aurat wanita[29]. Berkata Imam Syafi’i: Bukan hanya batas aurat-nya[30] saja yang harus ditutup, melainkan tidak cukup aurat tersebut ditutupi oleh pakaian yang menutupi seluruhnya jika ia masih ketat/membentuk tubuh[31].

d. Menurut Madzhab Hanbali: Ada 2 qaul[32], yang pertama menyatakan bahwa aurat wanita adalah seluruh tubuhnya sampai ke kuku-kukunya[33] berdasarkan hadits riwayat Tirmidzi: Al-Mar’atu ‘aurah (wanita itu aurat), dan qaul kedua dikecualikannya wajah dan 2 tapak tangan berdasar hadits larangan bagi wanita menutup keduanya saat Ihram[34], juga sesuai dengan makna ayat “maa zhahara minha (kecuali yang biasa nampak)”[35] maka wajah dan 2 tapak tanganlah makna ayat tersebut karena keduanya tidak mungkin ditutup untuk mengenali orang saat berbisnis dsb[36], ada juga yang menambahkan kedua tapak kaki[37].

e. Tarjih wal Mulahazhat: Sebab dari adanya perbedaan pendapat ini adalah dalam menafsirkan ayat QS An-Nur di atas. Apakah maknanya ada yang boleh nampak atau maknanya tidak ada yang boleh nampak bagi wanita. Jumhur fuqaha berpendapat wajah dan 2 tapak tangan bukan aurat bagi wanita (Imam Hanafi menambahkan tapak kaki wanita bukan aurat), sementara Abubakar bin AbduRRAHMAN dan satu qaul dari Imam Ahmad berpendapat bahwa seluruh tubuh wanita adalah aurat.

Mereka yang berpendapat bahwa tidak ada yang biasa nampak untuk wanita dan menyatakan seluruh tubuhnya adalah aurat, berdalil dengan menafsirkan ayat ini dengan ayat di surah Al-Ahzab di atas (tafsirul Qur’an bil Qur’an). Adapun kelompok yang menyatakan adanya pengecualian wajah dan 2 tapak tangan berdalil dengan wajibnya membuka kedua hal ini saat hajji berdasar hadits-hadits shahih, dan pendapat yang kedua ini lebih kuat waLLAAHu a’lam bish Shawaab.

Demikian wahai para wanita muslimah –rahimakumuLLAAH-, jadi bukan menggunakan pendekatan logika atau pendekatan kultural Arab, antropologi, sosiologi dan yang semacamnya yang tentu saja bisa berbeda-beda, rambut sama hitam pendapat bisa berbeda. Melainkan semuanya itu - jika kita bicara syari’ah - harus berdasarkan dalil dan di-istinbath menggunakan metode ilmu syari’ah yang benar dan bukan metode kirata (dikira-kira tapi nyata).

Dan yang demikian ini jika kita masih menganggap Al-Qur’an itu adalah firman ALLAAH SWT yang terjaga dari kesalahan, dan Hadits Shahih adalah sabda Nabi SAW yang ma’shum lepas dari hawa-nafsu. Kecuali jika kita anggap Al-Qur’an seperti koran harian yang bisa direaktualisasi atau hadits Nabi SAW setara dengan ucapan Nietsche atau Juergen Habermas, maka sungguh aku berlindung pada ALLAAH SWT dari hal yang demikian bagi diriku sendiri dan seluruh keturunanku, fa ayna tadzhabina ayyuhal muslimah..???

___
Catatan Kaki:

[1] Lih. Ash-Shihaah Fil Lughah, II/5; Tahdzib Al-Lughah, I/367

[2] Lih. Lisanul Arab, IV/612; Tajul Arus, I/3257

[3] Lih. Al-Fiqh Al-Islamiy, I/738

[4] Tafsir Ibnu Katsir, VI/481

[5] Kamus Al-Munawwir, bab Ja-la-ba, hal 199

[6] Demikianlah pendapat para mufassir seperti Ibnu Mas’ud, Ubaidah, Qatadah, Hasan Al-Bashri, Said bin Jubair, Ibrahim An-Nakha’i, Atha’ Al-Khurasaniy.

[7] Lih. Ash-Shihaah, I/101; demikian pendapat Al-Jauhary berdasarkan sya’ir seorang tokoh wanita dari suku Hudzail: “Berjalanlah ia seorang diri dengan lalai.. Yaitu dengan telanjang (hanya berkerudung saja –pen) tanpa berjilbab.”

[8] QS Al-Ahzab, 33:59

[9] Tafsir At-Thabari, XX/324

[10] Tafsir Ibnu Katsir, VI/481

[11] Tafsir Durrul Mantsur, VIII/208, hadits ini juga diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, Ibnu Jarir, Ibnu Abi Hatim, Al-Baihaqi dan Ibnu Sa’d

[12] Shahih Bukhari, no. 2314, 6633 dan Muslim, no. 1697

[13] Lih. Asbab Nuzulil Qur’an, Al-Wahidi, I/126; Lih. Juga Tafsir Munir, Az-Zuhayli, XI/247

[14] QS Al-Ahzab, 33:59

[15] Lih. Tafsir AbduRRAZZAQ, II/101; ada riwayat lain yang menjadi syawahid atas hadits ini yang diriwayatkan Al-Hasan bin Muslim, dari Shafiyyah binti Syaibah, dari A’isyah RA (Lih. Shahih Bukhari, no. 4759)

[16] HR Abu Daud no. 164; Tirmidzi, II/215-216; Ibnu Majah no. 655; Ibnu Abi Syaibah, II/28; Al-Hakim, I/251; Al-Baihaqi, II/233; Ahmad, VI/150; Di-shahih-kan oleh Albani dalam Al-Irwa’, I/214

[17] HR Abu Daud, II/138, hadits ini dha’if tapi ada syahid dari hadits Asma’ binti Umays RA dari Al-Baihaqi, VII/76, sehingga menjadi hasan, lih. Al-Irwa’, VI/203

[18] HR Muslim, XIV/229 hadits no. 5704 (Imam Muslim sampai menamai babnya ini dengan nama: “Wanita2 yang Berpakaian Tapi Telanjang”); Al-Baihaqi, II/234; Ahmad, II/355

[19] Al-Ikhtiyar Li Ta’lil Al-Mukhtar, I/4

[20] Al-Mabsuth, II/64

[21] Raddul Mukhtar, I/375

[22] Mawahib Al-Jalil fi Syarh Mukhtashar Syaikh Khalil, IV/16

[23] Asy-Syarhul Kabir Li Syaikh Ad-Dardir, I/214

[24] Mawahib Al-Jalil fi Syarh Mukhtashar Syaikh Khalil, IV/24

[25] Imam Az-Zayadi Asy-Syafi’i dalam Syarhul Muharrar menyebutkan 4 jenis aurat bagi wanita: Pertama, aurat saat shalat yaitu kecuali wajah dan 2 tapak tangan; Kedua, aurat pandangan dari orang laki-laki yaitu semuanya termasuk lelaki dilarang memandangi secara terus-menerus wajah dan tangan wanita; Ketiga, aurat di depan suami atau saat sendirian yaitu sama dengan aurat laki-laki (kecuali pusar dan lutut); Keempat, aurat di depan orang kafir yaitu seluruh tubuhnya (Lih. Hawasyi Asy-Syairaziy, II/112).h

[26] Al-Majmu’, III/167

[27] Raudhatut Thalibin wa ‘Umdatul Muftin, I/104

[28] Al-Umm, I/109

[29] Fathul Wahhab, I/88

[30] Aurat ada yang mughalazhah (aurat besar) yaitu 2 kemaluan dan ada yang ghairu-mughalazhah (aurat kecil), keduanya harus ditutup

[31] Al-Qawanin Al-Fiqhiyyah, hal. 54

[32] Menurut Abul Ma’aliy Al-Hanbali, aurat anak sbb: 1) Sblm 6 tahun semuanya bisa dilihat, 2) Setelah 6 th yang boleh dilihat rambut, betis dan lengan (ada juga yang menyatakan seluruh tubuhnya kecuali 2 kemaluan), 3) Setelah 10 tahun sama dengan setelah baligh (lih. Al-Furu’ Libni Muflih, I/476).

[33] Ibid.

[34] Asy-Syarhul Kabir, I/458

[35] QS An-Nur, 24/31

[36] Al-Iqna’, I/113

[37] Al-Furu’ Libni Muflih, I/476

[ Read More.. ]

Senin, 21 April 2008

Beliau pasti Sedih

Dalam buku Kartini yang fenomenal berjudul Door Duisternis Tot Licht atau Habis Gelap Terbitlah Terang, ibu kita saat itu menuliskan kegelisahan hatinya menyaksikan wanita Jawa yang terkungkung adat sedemikian rupa. Tujuan utama beliau menginginkan hak pendidikan untuk kaum wanita sama dengan laki-laki, tidak lebih. Ia begitu prihatin dengan budaya adat yang mengungkung kebebasan wanita untuk menuntut ilmu.

Menurut Kartini, ilmu yang diperoleh para wanita melalui pendidikan ini bukanlah sebagai sarana untuk sekedar menang-menangan dengan laki-laki. Tapi lebih sebagai bekal mendidik anak-anak kelak agar menjadi generasi berkualitas. Bukankah anak yang dibesarkan dari ibu yang berpendidikan akan sangat berbeda kualitasnya dengan mereka yang dibesarkan secara asal? Inilah yang berusaha diperjuangkan Kartini saat itu.

Kartini memang sempat kagum dengan kemajuan yang dicapai oleh wanita Barat. Karena kebetulan saat itu yang menjadi teman koresponden beliau adalah wanita-wanita dari negeri Belanda. Tapi jangan lupa lho, ada perubahan pemikiran pada diri Kartini setelahnya ketika ia mengatakan dalam tulisannya: “Sudah lewat masanya, tadinya kami mengira bahwa masyarakat Eropa itu benar-benar satu-satunya yang paling baik. Maafkan kami, tetapi apakah ibu sendiri menganggap masyarakat Eropa itu sempurna? Dapatkah ibu menyangkal bahwa dibalik hal yang indah dalam masyarakat ibu terdapat banyak hal-hal yang sama sekali tidak patut disebut sebagai peradapan?. Artinya bahwa budaya Barat bukanlah menjadi parameter keberhasilan dalam membentuk sebuah peradapan baru yang bermutu”

Sungguh , ibu kita Kartini pasti menangis dengan teramat nelangsa apabila beliau tahu apa yang dilakukan wanita-wanita sekarang dengan mendompleng nama besar perjuangannya. Lihatlah wanita-wanita yang terserak di jalan-jalan dengan dandanan menor dan baju mini atas nama emansipasi. Mereka meninggalkan kewajiban serta fitrahnya sebagai wanita.

Para wanita itu enggan untuk menjadi ibu bagi anak-anaknya. Karena hamil hanya merusak bentuk tubuh indah mereka. Fungsi ibu sebagai pendidik utama juga telah tergantikan dengan keberadaan baby sister di rumah. Anak tumbuh besar dengan didampingi oleh orang lain dan miskin dekapan ibunya. Kehidupan dan karier diluar rumah jauh lebih menggiurkan daripada berkutat dengan anak di rumah.

Sedangkan mereka, para muslimah yang memilih setia manjadi ibu rumah tangga lebih banyak dicibir karena dianggap tidak produktif. Makna produktif di sini adalah segala sesuatu yang dapat menghasilkan uang dan dapat dinilai secara materi.

Sangat disayangkan jika sudah tahu cita-cita Ibu Kartini saat beliau masih hidup dibandingkan dengan fakta yang kita lihat sehari-hari. Dan juga ada apa sih sebetulnya di balik ide emansipasi wanita itu. Ternyata dengan ide ini, bukannya membawa perbaikan nasib semakin terpuruknya ke lembah yang bernama eksploitasi. (DINA; Komunitas Penulis Bogor 36)

Sumber

[ Read More.. ]

Selasa, 25 Maret 2008

Di Kampong Cham, Lupakan Saja Putri Campa

Legenda Putri Campa (atau Putri Cempo) dalam sejarah Majapahit dan Demak nyaris selalu menyertai bayangan orang setiap kali bicara tentang Kamboja, Thailand, atau Vietnam. Dia digambarkan sebagai sosok putri cantik, berkulit kuning dengan pipi merah dadu yang dipersunting Raja Majapahit Prabu Brawijaya Pamungkas. Dan dari putri berdarah Indochina itulah lahir Raden Patah, atau Sultan Fatah, yang juga dikenal sebagai Pangeran Jimbun, pendiri kerajaan Islam pertama di tanah Jawa, Demak Bintara.

Dari mana tepatnya asal usul putri itu, apakah dari keturunan Kerajaan Melayu Campa di Vietnam tengah, putri boyongan dari negeri Siam, atau dari kawasan yang kini menjadi salah satu provinsi di Kerajaan Kamboja bernama Kampong Cham? Provinsi tersebut berada sekitar 120 kilometer ke arah timur laut dari Phnom Penh, ibu kota Kamboja. Namanya saja legenda, ya walluhua'lam bissawab.

Merekatkan kedekatan Kamboja, khususnya Campa dengan sejarah Jawa memang beralasan. Terdapat bukti kuat lewat prasasti-prasasti mengenai hubungan antara Jawa dan Sriwijaya dengan Kerajaan Angkor di masa Raja Jayawarman II pada abad kedelapan.

Hubungan itu terkesan semakin rekat bila kita melihat Kampong Cham yang berpenduduk dengan mayoritas muslim. Sebagian dari mereka berbahasa Melayu Cham dan memiliki aksara Jawi (huruf Arab gundul). Dalam komposisi sekitar 12 juta jiwa penduduk Kamboja, yang beragama Islam diperkirakan mencapai sekitar satu juta jiwa. Kalau dalam hitungan itu terdapat 25 masjid, maka sedikitnya ada 25 kampung muslim di seluruh Kamboja, termasuk di Phnom Penh dan di Provinsi Battambang. Jumlah penduduk muslim itu, pada pertengahan 1970-an sempat menyusut drastis ketika rezim komunis Pol Pot melakukan intimidasi dan pembunuhan terhadap orang-orang yang tidak sejalan dengan keyakinannya.

Orang Kamboja beragama Islam, menurut Muhammad Ismail, sopir di KBRI Phnom Penh yang berdarah Cham, disebut sebagai "Muslim Khmer". Mereka dikoordinasikan oleh Majelis Tertinggi Agama Islam Kamboja di ibu kota Phnom Penh, tepatnya di kawasan Chrang Chomreh.

Keturunan Vietnam

Penduduk Cham yang biasa disebut sebagai Melayu Cham merupakan keturunan orang-orang Vietnam tengah yang hijrah pada 300 tahun lalu akibat kecamuk perang di negaranya. Gelombang kepindahan itu bukan hanya ke Kamboja, tetapi juga ke Semenanjung Melayu, Aceh, dan kepulauan Hainan.

Tetapi bila Anda berada di Kampong Cham, jangan sekali-sekali membayangkan bisa bersua dengan sosok seperti Putri Campa di sana. Lupakanlah segera sang Putri. Pupuskan segera bayangan kemegahan sebuah istana, selaiknya citra yang mengiringi kehidupan para putri. Apa pasal? Alih-alih menjumpai citra seperti itu, Anda justru akan melihat sejumlah kondisi serba-memprihatinkan di banyak kampung muslim. Hanya ada rumah-rumah panggung dari bangunan kayu kumuh dengan lingkungan masih sangat tradisional dan berfasilitas seadanya.

Siang itu, di dusun Chrua, di tepian Sungai Mekong, anak-anak lelaki berlarian dengan hanya bercelana pendek tanpa mengenakan baju atau kaus. Para perempuan bertransaksi di warung-warung kecil yang berada di mulut kampung. Sejumlah di antara mereka mengenakan kerudung, beberapa tampil "modis", tetapi tetap saja itu tidak menghapus kesan kekumuhan akibat belitan kemiskinan.

Dengan sekali bertanya, cukup sudah buat saya untuk tahu di mana "pusat kegiatan" yang harus saya tuju. Sebuah masjid! Ah, mungkin lebih tepat disebut surau kecil. Itu bangunan paling bagus di antara rumah-rumah panggung yang berderet di tiap sisi jalan. Bangunan kayu sederhana sekitar 10 X 5 meter itu berdiri sedikit di atas ketinggian tanah, menyisakan halaman yang dari kondisinya terlihat seperti bekas bangunan masjid. Sebidang tanah dengan sisa-sisa serpihan lantai keramik itu dipakai untuk shalat Jumat atau shalat id setiap kali jamaah membeludak.

Saya berani menjamin, Anda bakal tidak tega menyaksikan kondisi masjid yang dibangun pada 1974 itu. Ada kesan kuat kalau para pembangunnya ingin membuat interiornya terlihat "gagah" dengan plafon halus. Di atas mihrab sederhana terletak sebuah jam penunjuk waktu shalat dengan tulisan dhuhur sampai shubuh menggunakan huruf Jawi.

Tikar masjid terlihat kusam, tanpa sehelai sajadah pun di sana. Semua itu mewartakan: begitulah keadaan masyarakat Cham di Dusun Chrua yang terletak di tepian sungai di bawah jembatan Kizuna yang dibangun atas bantuan Pemerintah Jepang itu.

"Saya bersyukur ada wartawan Indonesia yang datang kemari. Saya dengar muslim di Indonesia banyak yang kaya. Siapa tahu setelah membaca tulisan Anda nanti, ada yang tergerak untuk memberi sumbangan kepada kami agar bisa merenovasi masjid ini," kata ustad Abdul Rosyid mewakili para jamaah ashar pada sore yang cerah, tetapi memberi kesan kegetiran itu. Betapa polos dan sepenuh hati harapan itu.

Sejumlah dusun di sana mendapat bantuan pembangunan sumur -fasilitas yang sangat dibutuhkan terutama pada musim kemarau- dari rakyat Malaysia dan Singapura. Bantuan untuk pembangunan masjid juga datang dari negara-negara muslim lainnya.

Walhasil, bayangan Putri Campa pun cepat berlalu, sesegera Anda menyaksikan kondisi kehidupan saudara-saudara kita di Chrua, salah satu bagian dari kampung muslim di Kampong Cham.

Sumber: SuaraMerdeka

[ Read More.. ]

Jumat, 21 Maret 2008

Catatan Pengingat aja....

Bilamana aku memakai jilbab di negeri kafir, manusia akan melihat dan memperhatikanku, namun bila aku melepaskan
jilbabku, aku seperti mereka, tak ada yang memperhatikanku.

Wahai sahabatku yang cerdik dan pandai:
sesungguhnya melawan arus kejahatan, konsisten, komitmen, dan konsekwen dalam kebenaran terutama di negeri kafir adalah iman yang diserukan Allah SWT, tidak boleh seorangpun melakukan ijtihad menentukan hukum padahal telah ada nash Al Qur’an dan Al Hadits.

Firman Alloh SWT,,

“Orang-orang yahudi dan nashrani tak akan pernah rela padamu sampai engkau mengikuti agama mereka. Katakanlah sesungguhnya petunjuk Allah adalah petunjuk yang sebenarnya, dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi
Pelindung dan Penolong bagimu” (QS. Al Baqarah: 120).

Mereka berkata: “Cukup bagi saya ke-Islamanmu sebatas pada ibadah ritual semata. Adapun ilmu, moral, tingkah laku, pakaian, ide, dan seluruh urusan duniamu, wajiblah engkau mengikuti cara kami”.

[ Read More.. ]

Sabtu, 01 Maret 2008

Diantara Jilbab, Kerudung dan Gamis

“Wah ri2n… gamis nya lucu…. Dikirain pake rok, nyatanya nyambung sama atasannya ya…” Kata temen rin waktu rin pake jilbab Ujian pertamaku…

“Eh… rin ga make gamis, ini namanya jilbab.”

“Jilbab?.” Jawabnya heran.

====================================================================

Hehehehehe…. Respon heran gini dah sering banget rin dapet, dirumah, kampus, dan lain-lain.

Yupz… dari hasil cari mencari, belajar, bertanya, mendengarkan, menghapal, dan memahami. Rin dapet hasil yang rin percaya tentang pendapat masyarakat umum tentang 3 hal yaitu :

  1. Apa itu Khimar/kerudung?
  2. Apa itu Jilbab?
  3. Apa itu Gamis?

Banyak orang yang berpendapat, Jilbab = kerudung… Benarkah?

Ada beberapa hal lucu yang rin dapat, waktu lagi jalan2 neh di gramedia, sambil window shoping, iseng buka ensiklopedia anak arab-indonesia-inggris, rin baca bagian “pakaian”, yang bergambar kerudung tulisan indonesianya Jilbab, bahasa arabnya Khimar, hm… pas bagian gambar Jilbab bahasa indonesianya Baju panjang tapi bahasa arabnya Jilbabun. Wekz… ni buku koq ga konsisten amat….

Nah loh… klo misalnya beliin buku itu buat anak trus anaknya nanya, koq jilbabnya ada 2? Yang ini jilbab, yang ini juga jilbab? Yang bener mana?

So… Jilbab itu apa seh sebenernya?? Adapun jilbab yang sebenarnya adalah baju kurung panjang yang longgar yang menutupi seluruh tubuh perempuan dari atas sampai bawah. Ia merupakan kain yang diselubungkan di atas kerudung atau sejenis kain selubung/semacam mantel (milhafah).

QS. Al Ahzab/33 : 59
"Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang."

Jadi sekarang tau kan jilbab itu apa??

Nah sekarang kerudung yang bagaimana seh yang bener menurut Al-Quran?? Habisnya sekarang kerudung dililit lilit kemana mana, diputer puter, diiket-iket, kadang-kadang rin suka keceplosan ngomong klo misalnya ngeliat temen yang kerudungnya ngetat banget, rin bilang aja “Ini kepala atau korek api seh? Koq ga ada bedanya” apalagi karena sakng ketatnya suka ada yang nongol di belakangnya kayak konde, duh…duh… mo nyelam dimana neh mbak?? *Peace* didukung dengan bajunya yang super duper ketat, kayak buras. Waduh…waduh…

Kerudung gaul katenye seh… ngikutin trend-trend artis jaman sekarang, apa artis yang ngikutin fans ya??

Q.S. An Nur/24 : 31

"Katakanlah kepada wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa tampak darinya, dan hendaklah mereka menutup kain kudung ke dadanya."

Kan dah jelas-jelas banget perintahnya begitu. Malah wanita klo make krudungnya panjang sampe dada tanpa dililit lilit keliatan lebih terjaga, lebih sopan, lebih nyaman ngeliatnya. Dan (katanya cowok-cowok) lebih keliatan anggun.

Tinggal gamis aja neh yang belum dijelasin… gamis itu apa seh??

Susah euy nyari di internet, rin dapetnya dari temen-temen rin, kira-kira begini neh kesimpulan yang rin dapet dari mereka tentang arti gamis.

Gamis adalah model pakaian yg dipakai nabi Muhammad SAW dan para sahabat, bentuknya terusan dan menyerupai rok panjang sampai berhenti di atas mata kaki. Klo di indonesia, seperti yang dipakai para santri. Ada juga pakaian sunnah yg lain, seperti imamah yg dipakai di kepala atau sorban (turbine) dll. Dan mengenakan gamis InsyaAllah termasuk salah satu dari banyak sunnah Nabi Muhammad SAW.

Begonoh…. Tapi klo ada yang mo nambahin tentang gamis boleh juga… ilmu kan darimana aja…

Jadi tunggu apa lagi?? Klo yang belum pake kerudung, mo kapan makenya?? Yang belum make jilbab?? Mo kapan dipakenya?? Umur ga ada yang tau… jangan tunggu dapet hidayah klo kita berusaha mencapainya, jangan nunggu dapet panggilan klo niat sedikit pun untuk berubah ga ada. Yang namanya wajib ya wajib… otreh!

a. Hadits Pertama : "Tidak diterima shalat wanita yang sudah haidh (baligh) kecuali menggunakan khimar (kerudung)."

b. Hadits Kedua : "Sesungguhnya Asma' binti Abibakr (saat itu ia masih remaja) masuk ke tempat Nabi SAW menggunakan pakaian yang menampak samar-samar bayang-bayang kulit di bawahnya, maka Nabi SAW berpaling darinya sambil bersabda, "Wahai Asma', sesungguhnya wanita itu jika sudah haidh tidak boleh nampak bagian tubuhnya kecuali ini dan ini," beliau SAW memberi isyarat pada wajah dan tapak tangannya."

c. Hadits Ketiga : "Ada 2 kelompok manusia penghuni neraka yang belum pernah kulihat (saat beliau SAW hidup); Yang pertama, laki-laki yang memegang cambuk seperti ekor sapi yang kerjanya memukuli manusia dengannya. Yang kedua, wanita yang berpakaian tetapi telanjang, kalau jalan berlenggang-lenggok menggoda rambutnya seperti punuk unta. 2 kelompok ini tidak masuk Syurga dan tidak bisa mencium bau Syurga, padahal baunya tercium dari jarak sekian dan sekian (jarak yang amat jauh)."

Islam bermula dalam keadaan asing. Dan ia akan kembali menjadi sesuatu yang asing. Maka beruntunglah orang-orang yang terasing itu.” [HR. Muslim no. 145].

Wallahu’alam bi ashshowab.

[ Read More.. ]

Rabu, 13 Februari 2008

Buatmu teman....

"Ketahuilah oleh mu

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia..Allah SWT tahu betapa keras engkau sudah berusaha.

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih, Allah SWT sudah menghitung air matamu.

Ketika kau fikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berjalan begitu saja, Allah SWT sedang menunggu bersamamu.

Ketika kau berfikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi..Allah SWT sudah punya jawabannya.

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan, Allah SWT dapat menenangkanmu.

Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelpon, Allah SWT selalu berada disampingmu.

Ketika kau mendambakan sebuah cinta sejati yang tak kunjung datang.. Allah SWT mempunyai Cinta dan Kasih yang lebih besar dari segalanya dan Dia telah menciptakan seseorang yang akan menjadi pasangan hidupmu kelak.

Ketika kau merasa bahwa kau mencintai seseorang, namun kau tahu cintamu tak terbalas, Allah SWT tahu apa yang ada di depanmu dan Dia sedang mempersiapkan segala yang terbaik untukmu.

Ketika kau merasa telah dikhianati dan dikecewakan, Allah SWT dapat menyembuhkan lukamu dan membuatmu tersenyum.

Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan, Allah SWT sedang berbisik kepadamu.

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur, Allah SWT telah memberkahimu.

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban, Allah SWT telah tersenyum padamu.

Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi, Allah SWT sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.

Ingat dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap, Allah SWT Maha Mengetahui.

Jika kau merasa diberkahi dengan artikel ini, sampaikanlah kepada orang yang kamu sayangi!"

Salam ukhwah fillah...

nb : from msg seseorang

[ Read More.. ]

Minggu, 10 Februari 2008

Met VuckLentine

Love is not Valentine’s Day,
Allah is my love,
And my love is not Valentine’s Day.
------------------
I love Chocolate,
I love pink,
But I hate chocholate and pink on Valentine’s Day
------------------
I am Moslem,
Muharam & Ramadan are my days,
And, I’m so proud if Valentine’s Day is not my day.
----------------
I hate Valentine.
D’you love me?
D’you like me?
So, if you do, you must be hate Valentine, too.
-----------------
Girl (Boy) : Dinner?
Boy (Girl) : Sorry, I’ve diet.
Girl (Boy) : Chocolate?
Boy (Girl) : Sorry, I’ve diet.
Girl (Boy) : Pink?
Boy (Girl) : I like Green.
Girl (Boy) : Flowers?
Boy (Girl) : I’m not a bee. (get mad)
Girl (Boy) : Valentine?
Boy (Girl) : What’s that? Can I eat it?
(anthusias)
-------------------
Where’s my bear?
He goes to Valentine’s party.
Where’s my roses?
They go to Valentine’s party.
Where’s my chocolate?
It goes to Valentine’s party.
Where’s my heart and my mind?
It goes to the mosque.
Fufufu…Better my life is safe now, thanks God.
-------------------------
When I look around on February 14th,
I see many evils wear pink, purple and red,
My favourite chocolate turn to be poison,
Roses killed by people give for evils,
Then I come back home…
Feeling sorry to God that I can’t fake it
But I know that the colour of Islam will conquer it all.
----------------------
I crush on some one,
People said that I’m falling in love,
They told me to celebrate it on Valentine’s,
But then I realize that Love is not a human’s,
Love is coming from Allah,
And I should give it back to Him.
-------------------------
If you know what love is
You’ll know that is the biggest gift
Not just for loving some one
But to love people in whole world
And do something worthy for them
How?
Tell them about happy ever and after
And love is coming from Allah
His cares and loves more than anything.
------------------------
Let’s fight against evils wear pink, red and purple on February 14th every year.
They think that the colours are sweet enough to taste happyness, but they hide their sharp knives to slice our life to peaces.
--------------------------
I don’t hate pink, red or purple
And they said that they are the colour of love
But I hate the hiding mition behind them on February 14th
Sorry, If you smart, you can understand it, Beb!

Let’s celebrate love!
With spread the joy and happyness of Islam on whole world
Not wearing pink, red or purple
But helping each others who needy

nb : dari seseorang

[ Read More.. ]

Selasa, 11 Desember 2007

Andaikan suamiku seperti mereka...

Andaikan suamiku seperti mereka...

Ketika aku keluar rumah sambil bendiri melihat foto-foto para buronan mujahidin yang mulia dan yang menjaga keutuhan agama dan kaum muslimin, maka aku sangat berharap bahwa seberkas kertas itu tertera foto suamiku dan tertulis n amanya supaya kami mendapatkan kemuliaan pada seluruh umur kami, dan hal itu bukan hanya dia saja. Juga supaya anaknya bahagia ketika melihat bapaknya menjadi salah satu dari para pahlawan itu dan bangga dengan keberaniannya ketika diwaktu yang sama tetangga mereka dan bapak teman-teman mereka bersikap diam tenang dan tidak bergerak untuk memperjuangkan umat!!

Bahkan supaya Alloh dan orang-orang beriman mencintai bapak mereka dan supaya Alloh menerima amal mereka, karena barang siapa yang ridho kepada Alloh maka dialah yang akan diridhoi oleh Alloh, dan manusia juga akan meridhoinya, bahkan Alloh akan mencintainya, dan barangsiapa yang dicintai oleh Alloh maka dia akan dicintai oleh orang yang berada di langit dan di bumi.

Ketika para Ummahatul Mukminin yang suci mencintai Rosululloh SAW...
Maka mereka mencintainya karena beliau adalah seorang pemberani yang Jibril turun dengan membawa wahyu sedangkan beliau waktu itu beribadah di sebuah gua yang gelap gulita.
Mereka mencintai beliau karena beliau seorang pemberani di dalam menyampaikan risalah Robbnya dan berkata kepada kaum Quroisy:

لقد جئتكم بالذبح

"Sungguh aku datang kepada kalian dengan penyembelihan".

Mereka mencintainya karena beliau seorang pemberani yang melindungi sahabat-sahabatnya dengan punggungnya ketika siksaan semakin bertambah berat.
Maka beliau dicintai oleh Alloh dan seluruh kaum muslimin....

Dan ketika istri Ash Shiddiq mencintai suaminya....
Dia mencintainya karena dia adalah seorang pemberani, dia adalah orang yang pertama kali beriman kepada Alloh SWT, mencintainya karena beliau seorang pemberani, beliau orang yang pertama kali membenarkan Rosululloh SAW, mencintainya karena dia berani memerangi orang-orang murtad dengan penuh kegagahan sehingga Alloh menjaga agamaNya melalui tangan beliau.
Maka dia dicintai oleh Alloh dan seluruh kaum muslimin....

Dan ketika istri Umar mencintai Umar bin Khottob ra. mencintainya karena dia adalah seorang pemberani, beliau orang yang pertama kali memisahkan yang haq dari yang bathil, mencintainya karena dia seorang pemberani yang dimana jika dia berjalan di suatu lembah sedangkan syetan berjalan di lembah yang lain untuk menghindarinya, mencintainya karena dia pemberani yang mengatakan suara kebenaran dengan terang-terangan sebagai balasan terhadap Abu Sufyan ketika perang Uhud.

Maka dia dicintai oleh Alloh dan seluruh kaum muslimin....

Mereka itulah orang-orang yang dicintai oleh Alloh dan dicintai oleh umat Islam, mereka dan orang-orang yang berjalan diatas manhaj mereka, membela apa yang mereka bela, mempertahankan sebagaiman mereka mempertahankan, menolong orang-orang yang mereka tolong. Mereka adalah para pemimpin umat ini, para pemberani umat ini seperti Saifulloh Al Maslul (yang selalu terhunus), Abu Dujanah, Al Barro', Malik, Abdulloh bin Zubair, Said bin Jubair, Ahmad bin Taimiyyah, Sholahuddin, Umar Mukhtar, Marwan Hadid, Kholid Al Islambuliy, Yahya Ayyasy, Saamir As Suwailim (Khottob), Yusuf Al Uyairiy, Turki Ad Dandaniy dan Sulthon Al Qohthoniy semoga Alloh meridhoi mereka semuanya.

Mereka itulah orang-orang yang berhak untuk dicintai....
Mereka itulah orang-orang yang berhak untuk disebut orang-orang yang menepati janji....
Mereka itulah orang-orang yang mulia....

Setiap singa dari mereka berhak untuk kita cintai, karena dia dicintai oleh Alloh dan RosulNya, juga dicintai ummat dan dibelanya....

Setiap singa dari mereka berhak disebut orang yang menepati janji karena dia memiliki perjanjian dengan Alloh, dan memiliki perjanjian dengan Rosululloh SAW dengan mengikuti petunjuknya, memiliki perjanjian dengan umatNya ketika dia menjadikan kepala umat tegak dengan mempertahankan agamanya....

Setiap singa dari mereka berhak untuk mendapatkan kemuliaannya karena dia telah menjaga kemuliaan dan kehormatan umat, maka seorang pemberani dan mulia itu jika dicintai, dia memenuhi setiap perjanjiannya dengan mengorbankan jiwanya yang suci, sehingga selain dari itu semua, dia adalah seorang penakut dan pengecut, tidak berhak untuk mendapatkan sesuatupun.

Shoutul Jihad Edisi 14 Muharrom 1424 H.

[ Read More.. ]

God help us


People killin', people dyin'
Children hurt and you hear them cryin'
Can you practice what you preach
And would you turn the other cheek

God, God, God,help us
Send some guidance from above
'Cause people got me, got me question'
Where is the Love??

[ Read More.. ]

Sabtu, 17 November 2007

Berpulangnya Mujahidah Dakwah

Dan Janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah (bahwa mereka itu) mati; bahkan mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya” (TQS. Al-Baqarah : 154)

Demikianlah kutipan ayat nan indah dan pas yang bisa dikenang bagi sosok seorang syabah HT Sumedang, Jawa Barat, Liling Karwati. Almarhumah dipanggil Sang Khaliq sebagai syahidah, tatkala ia melahirkan putra keduanya. Ia juga dikenal sebagai mujahidah dakwah, pejuang sejati penegak Syari’ah dan Khilafah. Dia wafat dalam kondisi pendarahan yang hebat dan merupakan kasus persalinan tergawat yang pernah dialami paramedis di RSU Kab. Sumedang. Namun, persalinan tersebut tidak mampu menyelamatkan bayinya. Sang bayi dipanggil oleh Allah SWT.

baca selengkapnya...

[ Read More.. ]

Berpulangnya Mujahidah Dakwah

Dan Janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah (bahwa mereka itu) mati; bahkan mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya” (TQS. Al-Baqarah : 154)

Demikianlah kutipan ayat nan indah dan pas yang bisa dikenang bagi sosok seorang syabah HT Sumedang, Jawa Barat, Liling Karwati. Almarhumah dipanggil Sang Khaliq sebagai syahidah, tatkala ia melahirkan putra keduanya. Ia juga dikenal sebagai mujahidah dakwah, pejuang sejati penegak Syari’ah dan Khilafah. Dia wafat dalam kondisi pendarahan yang hebat dan merupakan kasus persalinan tergawat yang pernah dialami paramedis di RSU Kab. Sumedang. Namun, persalinan tersebut tidak mampu menyelamatkan bayinya. Sang bayi dipanggil oleh Allah SWT.

baca selengkapnya...

[ Read More.. ]

Kamis, 01 November 2007

Dasar Cewek Aneh!

Jika dikatakan cantik dikira menggoda,
jika dibilang jelek di sangka menghina.
Bila dibilang lemah dia protes,
bila dibilang perkasa dia nangis.

Maunya emansipasi,
tapi disuruh benerin genteng, nolak!
(sambil ngomel masa disamakan dengan cowok)

Maunya emansipasi,
tapi disuruh berdiri di bis malah cemberut
(sambil ngomel, Egois amat sih cowok ini tidak punya perasaan)

Jika di tanyakan siapa yang paling di banggakan,
kebanyakan bilang Ibunya,
tapi kenapa ya ..... lebih bangga jadi wanita karir,
padahal ibunya adalah ibu rumah tangga

Bila kesalahannya diingatkankan,
mukanya merah..
bila di ajari mukanya merah,
bila di sanjung mukanya merah
jika marah mukanya merah,
kok sama semua? bingung!!

Di tanya ya atau tidak, jawabnya diam,
ditanya tidak atau ya, jawabnya diam,
ditanya ya atau ya, jawabnya :diam,
ditanya tidak atau tidak, jawabnya diam,
ketika didiamkan malah marah
(repot kita disuruh jadi dukun yang bisa nebak jawabannya).

Di bilang ceriwis marah,
dibilang berisik ngambek,
dibilang banyak mulut tersinggung,

tapi kalau dibilang S U P E L
wadaooow seneng banget...
padahal sama saja maksudnya.

Dibilang gemuk engga senang
padahal maksud kita sehat gitu lho

dibilang kurus malah senang
padahal maksud kita
"kenapa elo jadi begini??!!!"

[ Read More.. ]

Kamis, 11 Oktober 2007

Masihkah kamu mengingatnya??

Ayooooooooo cobaaaaaaa dari banyak lagu dibawah ini mana yang udah pada lupaaaaa???

Ngaku yo...

BALONKU


Balonku ada lima, rupa-rupa warnanya
Hijau kuning kelabu, merah muda dan biru
Meletus balon hijau, hatiku sangat kacau
Balonku tinggal empat, kupegang erat-erat

LIHAT KEBUNKU

Lihat kebunku penuh dengan bunga
Ada yang putih dan ada yang merah
Setiap hari kusiram semua
Mawar melati semuanya indah

Bapak megang tongkat, ibu megang sapu
Bapak naek pangkat ibu jadi guru

KULIHAT AWAN

Kulihat awan seputih kapas, Arak berarak di langit luas
Andai ku dapat kesana terbang, Akan kuraih kubawa pulang


KAPAL API

Lihatlah sebuah titik jauh di tengah laut
Makin lama makin jelas bentuk rupanya
Itulah kapal api yang sedang berlayar
Asapnya yang putih mengepul di udara

DAKOCAN

Kulihat ada boneka baru, Dari karet amat lucu
Dakocan namanya bukan Sarinah
Sayang sayang mahal harganya 2x

DESAKU

Desaku yang kucinta, pujaan hatiku
Tempat ayah dan bunda, dan handai taulanku
Tak mudah kulupakan, Tak mudah bercerai
Selalu ku rindukan, desaku yang permai

SOLERAM

Soleram soleram, Soleram anak yang manis
Anak manis janganlah dicium sayang
Kalau dicium merahlah pipinya

Satu dua tiga dan ampat, Lima anam tujuh delapan
Kalau tuan dapat kawan baru sayang
Kawan lama ditinggalkan jangan

KEMARAU
(Penyanyi : Sari Yok Koeswoyo)

Awan putih berlalu, Diatas langit biru
Kemarau waktu kini, Berdebu dan panas sekali

Keringat bercucuran, Dahaga tak tertahan
Aku ingin segera mandi, Dan bermain di kali

Mari beramai-ramai, Bersama kita mandi
Airnya sejuk bersih, Mengalir deras berbuih

SATU SATU

Satu satu aku sayang ibu, Dua dua juga sayang ayah
Tiga tiga sayang adik kakak, Satu dua tiga, sayang semuanya

BURUNG KAKAK TUA

Burung kakak tua, hinggap di jendela
Nenek sudah tua, giginya tinggal dua
Tek dung.. tek dung.. tekdung lalala 3x
Burung kakak tua

NAIK DELMAN

Pada hari minggu ku turut ayah ke kota
Naik delman istimewa ku duduk di muka
Ku duduk samping pak kusir yang sedang bekerja
Mengendali kuda supaya baik jalannya hei
Tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk
Tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk suara sepatu kuda

BURUNG GELATIK

Burung gelatik hinggap di jendela, aduh kasihan aduh kasihan
Tak bisa terbang sayapnya luka, aduh kasihan aduh kasihan
Mari kutolong kasih obat, lekas jadi baik kembali sehat

AKU ANAK DESA

Aku anak desa, mengembara di rantau orang
Kutinggalkan ayah bunda, bersama sanak saudara
Siang malam kuberjalan, dari pagi hingga petang
Bila malam tlah mendatang, ku tidur di padang lalang..

Pengalamanku sangat penuh suka dan duka,
Namun kuhadapi dengan senyuman di hati

Siang malan ku berjalan, dari padi hingga petang
Bila malam tlah mendatang kutidur di padang lalang..

MEMANDANG ALAM

Memandang alam dari atas bukit, Sejauh pandang kulepaskan
Sungai nampak berliku sawah hijau terbentang
Bagai permadani di kaki langit
Gunung menjulang, berpayung awan, Oh.. indah pemandangan

KASIH IBU

Kasih ibu kepada beta,
tak terhingga sepanjang masa,
Hanya memberi tak harap kembali,
Bagai sang surya menerangi dunia

PELANGI

Pelangi pelangi alangkah indahmu,
Merah kuning hijau di langit yang biru,
Pelukismu agung siapa gerangan,
Pelangi pelangi ciptaan Tuhan

BINTANG KECIL

Bintang kecil di langit yang tinggi,
Amat banyak menghias angkasa,
Aku ingin terbang dan menari,
Jauh tinggi ke tempat kau berada


KUKURUYUK

Kukukuruyuk begitulah bunyinya,
Kakinya bertanduk hewan apa namanya,
Potong potong roti dioleskan mentega,
Jepang sudah mati Indonesia merdeka,

DUA MATA SAYA

Dua mata saya hidung saya satu,
Dua kaki saya pakai sepatu baru,
Dua tangan saya yang kiri dan kanan,
Satu mulut saya tidak berhenti makan

NAIK NAIK KE PUNCAK GUNUNG

Naik nik Kepuncak Gunung,
Tinggi tinggi sekali,
Kiri kanan kulihat saja,
Banyak pohon cemara

AMBILKAN BULAN BU

Ambilkan bulan bu, ambilkan bulan by
Yang slalu bersinar di langit
Di langit bulang benderang
Cahyanya sampai ke bintang
Ambilkan bulan bu untuk menerangi
Tidurku yang lelap di malam gelap

KUNANG KUNANG

Hai kunang-kunang kemana dikau,
Kan terbang melayang,
Kau bawa terang sinarmu pudar,
Di langit yang tinggi,
Hai kunang-kunang bawalah daku,
Terbang melayang,
Kau bawa terang sinarmu pudar,
Di lagit yang tinggi


KUPU KUPU

Kupu-kupu yang lucu kemana engkau terbang,
Hilir mudik mencari bunga-bunga yang kembang,
Berayun-ayun pada tangkai yang lemah,
Tidak kah sayap mu merasa lelah

BURUNG KUTILANG

Di pucuk pohon cempaka burung kutilang berbunyi
Bersiul-siul sepanjang pagi dengan tak jemu-jemu
Mengangguk-angguk sambil berseru
Tri li li li li li li li li ...

Sambil berlompat lompatan sayapnya slalu terbuka
Diangguk-anggukan kepalanya memandang langit jernih
Tandanya suka ia berseri
Tri li li li li li li li li ...

ANAK AYAM

Tek kotek kotek kotek, anak ayam turun berkotek 2x
Anak ayam turun sepuluh mati satu tinggal sembilan
Anak ayam tinggal sembilan mati satu tinggal delapan
Anak ayam tinggal delapan mati satu tinggallah tujuh
Anak ayam tinggallah tujuh mati satu tinggallah enam
Anak ayam tinggallah enam mati satu tinggallah lima
Anak ayam tinggallah lima mati satu tinggallah empat
Anak ayam tinggallah empat mati satu tinggallah tiga
Anak ayam tinggallah tiga mati satu tinggallah dua
Anak ayam tinggallah dua mati satu tinggallah Satu
Anak ayam tinggallah satu mati satu tinggal induknya

BERMAIN LAYANG LAYANG

Ku ambil buluh sebatang, kupotong sama panjang
Kuraut dan kupintal dengan benang, kujadikan layang layang
Bermain bermain bermain layang layang
Bermainnya kita di tanah lapang, Hati gembira dan senang

KRING KRING ADA SEPEDA

Kring kring kring ada speda, spedaku roda tiga
Kudapat dari ayah karena rajin bekerja
Tu tu tu ada sepatu, sepatuku kulit lembu
Ku dapat dari ibu karena rajin membantu

KAKAK MIA

Kakak Mia, kakak Mia minta anak barang seorang
Kalau dapat, kalau dapat suruh ia jualan sirih
Anak yang mana akan kau pilih
Anak yang mana akan kau pilih
Ini dia yang aku pilih akan kusuruh jualan sirih
Sirih-sirih siapa beli
Sirih-sirih siapa beli

BANGUN TIDUR

Bangun tidur kuterus mandi,
Tidak lupa menggosok gigi,
Habis mandi kutolong ibu,
Membersihkan tempat tidurku

PERGI SEKOLAH

Oh ibu dan ayah selamat pagi,
Kupergi sekolah sampaikah nanti,
Selamat belajar nak penuh semangat,
Rajinlah selalu tentu kau dapat
Hormati gurumu sayangi teman,
Itulah tandanya kau murid budiman

BEBEK MANDI DI KALI

Bebek mandi di kali, pake sabun wangi
Ibu beli roti adik nakal enggak dibagi

RASA SAYANGE

Rasa sayange rasa sayang sayange
Eeee lihat dari jauh rasa sayang sayange

Mana kancil akan dikejar, Kedalam pasar cobalah cari
Masih kecil rajin belajar, Sudah besar senanglah diri

Si Amat mengaji tamat, Mengaji Qur'an di waktu fajar
Biar lambat asal selamat, Tak kan lari gunung dikejar

Kalau ada sumur di ladang, Boleh kita menumpang mandi
Kalau ada umurku panjang, Boleh kita berjumpa lagi

(bisa ditambahin pantun sendiri)

MAK INAM
(lagu : Adi Bing Slamet)

Mak inam orangnya tua, Mak inam suka latah,
Kalau kaget tidak sengaja, Maka lantas ia berkata

Eeee copot e copot copot, Apa mak yang copot copot
Gigi mak eh gigi mak copot, Pantesan mulutnya kempot

Mak inam lucu sekali, Latahnya setiap hari,
Tiada sore maupun pagi, Kalau latah ia begini

Eeee copot e copot copot, Apa mak yang copot copot
Gigi mak eh gigi mak copot, Pantesan mukanya petot

HELY

Aku punya anjing kecil, kuberi nama hely
Dia senang bermain-main sambil berlari-lari
Hely, kemari, ayo lari lari 2x

KE SEKOLAH

Lonceng berbunyi tujuh kali,
Kawan-kawanku berlari-lari,
Yoan ingin ikut mereka,
Ke sekolah bersama-sama

Yoan sayang dengarkanlah,
Mama tak melarang,
Tahun depan baru boleh,
Kau pergi ke sekolah

CICAK DI DINDING

Cicak cicak di dinding, diam diam merayap,
Datang se ekor nyamuk hap, lalu ditangkap


KESAYANGAN

Bila kuingat lelah ayah bunda,
Bunda piara piara akan daku,
Sehingga aku besarlah

Waktu ku kecil hidupku amatlah senang,
Senang dipangku dipangku dipeluknya,
Serta dicium dicium dinamakan,
Namanya kesayangan

BURUNG HANTU

Matahari terbenam hari mulai malam
Terdengar burung hantu suaranya merdu
Kukuk.. kukuk.. kuku kuku kukuk 2x

SUKA HATI

Kalau kau suka hati tepuk tangan
Kalau kau suka hati tepuk tangan
Kalau kau suka hati ya memangnya begitu
Kalau kau suka hati tepuk tangan ...

Kalau kau suka hati injak bumi
Kalau kau suka hati injak bumi
Kalau kau suka hati ya memangnya begitu
Kalau kau suka hati injak bumi ...

Kalau kau suka hati kata amin ... amin
Kalau kau suka hati kata amin ... amin
Kalau kau suka hati ya memangnya begitu
Kalau kau suka hati kata amin ... amin

DISINI SENANG DISANA SENANG

Disini senang disana senang, dimana mana hatiku senang 2x
La la la la la la la .. la la la la la la la .. la la la la la la la
La la la la .. 2x

KULIHAT IBU PERTIWI

Kulihat ibu pertiwi sedang bersusah hati
Air matanya berlinang mas intan yang terkenang
Hutang gunung sawah lautan simpanan kekayaan
Kini ibu sedang lara merintih dan berdo'a

NAIK KERETA API

Naik kereta api tut tut tut siapa hendak turut
Ke Bandung Surabaya, bolehlah naik dengan percuma
Ayo kawanku lekas naik keretaku tak berhenti lama

TIK TIK TIK BUNYI HUJAN

Tik tik tik bunyi hujan di atas genteng
Airnya turun tidak terkira
Cobalah tengok dahan dan ranting
Pohon dan kebun basah semua

POTONG BEBEK ANGSA

Potong bebek angsa masak di kuali
Nenek minta dansa, dansa empat kali
Sorong ke kiri sorong ke kanan
La la la la la la la la la la la la la 2x

MENANAM JAGUNG

Ayo kawan kita bersama
Menanam jagung di kebun kita
Ambil cangkulmu ambil pangkurmu
Kita bekerja tak jemu-jemu
Cangkul cangkul cangkul yang dalam
Menanam jagung di kebun kita

Beri pupuk supaya subur
Tanamkan benih dengan teratu
Jagungnya besar lebat buahnya
Tentu berguna bagi semua
Cangkul cangkul cangkul yang dalam
Hatiku senang hatiku riang

TOPI SAYA BUNDAR

Topi saya bundar, bundar topi saya, Kalau tidak bundar bukan topi saya

BONEKA BERUANG

Lingkaran kecil lingkaran kecil lingkaran besar
Lingkaran kecil lingkaran kecil lingkaran besar
Dikasih pisang dikasih pisang dikasih pisang
Kasih lengkungan kasih lengkungan kasih lengkungan

KODOK NGOREK

Kodok ngorek kodok ngorek ngorek di pinggir kali
Teot tek bung teot tek bung teot teot tek bung

ALAM TERHAMPAR

Alam terhampar di bumiku ini
Alangkah indah berseri
Lembah hijau sawah yang mengembang
Semura berpadu serasi

Tuhan, Tuhan pemurah
Sadar daku padamu
Betapa agung limpah anugrahmu
Bagi bumiku tercinta

DONDONG OPO SALAK

Dondong opo salak, duku cilik cilik
Nggendong opo mundak, mlaku timek timek 2x

Adik nderek ibu, hingga meneng pasar
Ora pareng rewel ora pareng nakal
Mengko ibu mesti mendet oleh oleh
Kacang karo roti adik diparingi

GUNDUL PACUL

Gundul gundul pacul cul temberengan
Nyuwi nyuwi wakul kul sembarangan
Wakul ngelimpah seghoni dhadhi sakratan

NAMA-NAMA HARI

Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu itu nama-nama hari


INDUNG INDUNG

Dung indung kepala lindung hujan di udik disini mendung
Anak siapa pakai kerudung mata melirik kaki kesandung

La hawla wa laa quwwata mata melihat seperti buta
Tiada daya tiada upaya melaikan Tuhan Yang Maha Esa

Duduk goyang di kursi goyang beduk subuh hampir siang
Bangunkan ibu suruh sembahyang jadilah anak yang disayang

TUKANG KAYU

Katakan padaku hai tukang kayu
Bagaimana caranya menebang kayu
Lihat-lihat anakku beginilah caranya menebang kayu

SATU, DUA, TIGA, EMPAT

Satu dua tiga empat, lima enam tuju lapan
Siapa pergi kesekolah cari ilmu sampai dapat
Sungguh senang amat senang
Bangun pagi-pagi sungguh senang

ADA ANAK BARU

Ada anak baru masuk sekolah
Pakai kaca mata rambutnya ekor kuda
Siapa namanya ? Siti Rohani
Dimana rumahnya ? di Kampung Baru
Nomer berapa ? nomer sepuluh
Anak siapa ? anak tukang kue bolu

DUDUK DALAM BANGKU

Kalau duduk dalam bangku
Tanganmu jangan kau pangku
Tutup mulut jangan kau bicara
Omong kosong tak ada gunanya
Anak malas ada setrapnya
Anak malas ada setrapnya

ABANG TUKANG BAKSO
(Mellissa)

Abang tukang bakso mari-mari sini saya mau beli
Abang tukang bakso cepetan kemari sudah tak tahan lagi
Satu mangkok saja dua ratus perak yang banyak baksonya
Tidak pakai saos tidak pakai sambal juga tidak pakai kol

Bakso bulat seperti bola pingpong
Kalau lewat membikin perut kosong
Jadi anak kau jangan suka bohong
Kalau bohong digigit kambing ompong

SEMUT SEMUT KECIL
(Mellissa)

Semut semut kecil saya mau tanya
Apakah kamu di dalam tanah tidak takut cacing
Semut semut kecil saya mau tanya
Apakah kamu di dalam tanah punya mama papa

Oe oe itu katamu, oe oe itu jawabmu

[ Read More.. ]

Sabtu, 06 Oktober 2007

Doa untuk kedua orang tua kita

Ya Allah,
Rendahkanlah suaraku bagi mereka,
Perindahlah ucapanku di depan mereka.
Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan
Lembutkanlah hatiku untuk mereka.

Ya Allah,
Berilah mereka balasan yang sebaik- baiknya Atas didikan mereka padaku dan
Pahala yang besar Atas kesayangan yang mereka limpahkan padaku,
Peliharalah mereka Sebagaimana mereka memeliharaku.

Ya Allah,
Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan,atau
kesusahan yang mereka derita karena aku,
atau hilangnya sesuatu hak mereka karena perbuatanku,
jadi kanlahitu semua Penyebab rontoknya dosa-dosa mereka,
Meningginya kedudukan mereka dan
Bertambahnya pahala kebaikan mereka dengan perkenan-Mu, ya Allah sebab hanya Engkaulah yang berhak membalas kejahatan dengan kebaikanberlipat ganda.

Ya Allah,
Bila magfirah-Mu telah mencapai mereka sebelumku,
Izinkanlah mereka memberi syafa'at untukku.
Tetapi jika magfirah-Mu lebih dahulu mencapai diriku,
Maka izinkahlah aku memberi syafa'at untuk mereka,
sehingga kami semua berkumpul Bersama dengan santunan-Mu
di tempat kediaman yang dinaungi kemulian -Mu,
ampunan-Mu serta rahmat-Mu.
Sesung guhnya Engkaulah yang memiliki Karunia Maha Agung,
serta anugerah yang tak berakhir dan
Engkaulah yang Maha Pengasih Diantara semua pengasih.

[ Read More.. ]

Kamis, 04 Oktober 2007

Untuk Apa Teman?

Untuk Apa Teman???
Teman..
Hidup kalau nggak belajar, untuk apa?
Belajar kalau nggak pintar, untuk apa?
Pintar kalau nggak bermanfaat, untuk apa?
Dan untuk apa kita hidup kalau ternyata nggak bermanfaat??

Ramadhan kalau nggak puasa, untuk apa?
Puasa kalau nahan lapar dan haus doank untuk apa?
Nahan lapar dan haus, kalau nggak nahan hawa dan nafsu yang lain, untuk apa?
Untuk apa ramadhan, kalau abis itu kita gak ada bedanya ama yang kemarin?
Untuk apa??

Untuk apa berkata kalau yang keluar bukan kata berguna?
Untuk apa kata berguna kalau hanya sekedar kata?
Untuk apa sebuah bacaan kalau sedikitpun tak ada makna?
Untuk apa membaca (tulisan ini) kalau hanya sekedar membaca?
Sebenarnya semua itu untuk apa???

Mau jawab??
Maka jawablah dengan hati nurani kita masing-masing teman…
Seberapa bermaknanya ramadhan kita tahun ini..
Ingat,, sebentar lagi..
Ramadhan akan segera pergi..
Jangan biarkan dia pergi tanpa menimbulkan bekas di hati…

[ Read More.. ]

Minggu, 23 September 2007

Ramadhan Cinderella (Part 1)

Universitas Pakuan Depan Fakultas KIP

"ada penawaran dari Allah, bila kita mengerjakan ibadah sunnah pahalanya seperti amalan wajib di bulan puasa..

apalagi yang wajib??

Makanya itu tidak heran kalo orang-orang yang beriman minta supaya setahun itu bulan Ramadhan

mana ada bulan selama 12 bulan yang khusus untuk obral pahala, yang wajib diganjar dengan 70 kali lipat pahala, dan peserta percaya tidak dengan janji Allah, dan harus percaya, kalau ga percaya sama yang gaib kan bahaya, pahala itu gaib tapi pasti adanya...

Maka barang siapa mengerjakan ibadah sunnah itu pahalanya pahala wajib, dan Barang siapa yang mengerjakan ibadah wajib, maka pahalanya 70 kali lipat, ini baru salah satu kehebatan Ramadhan. Belum lagi kehebatan kehebatan yang lainnya.

Contohnya mengadakan acara-acara ini, untuk mensyiarkan Islam, hukumnya wajib, maka mudah mudahan panitia memetik pahala.

Ada dua pesan dari Allah mengenai Ramadhan ini, paling tidak Ramadhan ini mengajarkan kita MUQRROBAH yaitu senantiasa merasa diawasi oleh Allah.

Dimana tingkah laku kita yang Allah tidak melihat? Allah Maha Melihat, Ramadhan ini mengajarkan kita prinsip MUQRROBAH, contoh waktu ambil wudhu nanti saat Dzuhur, uh... panas panas gini, kita bisa minum air wudhu, 'dikit aja ach' ga ada yang tau kan? tapi Allah melihat, artinya apa? puasa ini menyuruh kita jujur, ada gak yang mau batal puasanya gara-gara air wudhu? ga ada...

contoh yang lain, pulang dari kos-kosan, jualan es buah sama es sop buah yang sudah pada buka, seger banget itu, ada anggurnya, ada mangganya, ada susu, alpukat, itu seger banget loh, kalau terkena tenggorokan luar biasa, bisa ga kita beli es buah dan makan di kos-an? mau gak melakukannya? tanya pada diri kita masing masing, pintu kita kunci, gorden kita tutup, suara tv dihidupkan, ga ada yang tau kalau didalam kita makan.

Ramadhan mengajarkan kita MUQRROBAH, tapi kita sering kali tidak sadar Ramadhan itu maknanya apa seh? kita bisa membatalkan, tapi kita berusaha menjaga puasa kita ini agar tidak batal, karena kita tau, Allah melihat kita.

Kalau makan es buah aja kita ga berani, mana yang lebih nikmat? minum es buah atau berduaan dengan pacar kita? kekasih hati kita didalam kamar dengan pintu terkunci, tv hidup, dan gorden tertutup, mana yang lebih nikmat?"

"Enaknya minum es buah saat buka puasa ustad"

"Minum es buah sambil??"

"Buka puasa..."

"Sambil pacaran....itu lebih asyik, jadi... pasti kita bisa melakukan itu, kita dikost an, pintu dikunci, panggil pacarnya kedalam kamar, bisa ga?? bisa... jadi itu semua bisa kita lakukan, tapi yang tentu kita tidak bisa lakukan adalah ketika didalam kamar kita menganggap bahwa Allah tidak melihat, memang Allah buta?? Allah Maha Sempurna! kita mau sembunyi dimana? kita mau sembunyi di lubang semut juga Allah Maha Tahu, jadi puasa mengajarkan kita seperti itu! agar kamu bertakwa, apa itu takwa? takwa itu takut kepada Allah, takut kepada Allah tidak sama dengan takut kepada harimau ya..."

"Lari pasti kita"

"Iya kita pasti lari, kalau kita takut dengan harimau kita pasti menjauh, tapi kalau kita takut sama Allah, malah mendekat, puasa ini mendidik orang menjadi takwa.

Kata Rasulullah puasa itu, kita harus hati-hati dengan perbuatan yang sia-sia, apa itu sesuatu yang sia-sia? ia puasa, tetapi hanya menahan lapar dan dahaga, puasa seh puasa, tapi cuma mulut kering, perut keroncongan, puasanya ga dapet apa-apa kata Rasulullah, mereka puasa tapi tetep mengerjakan yang haram haram, contoh pulang dari sini, mulutnya ga bisa di jaga, masih tetap ghibah, malah ghibahnya sambil nunggu buka puasa, ini tidak akan membatalkan puasa, tapi pahalanya berkurang, dan kemudian yang laki-laki nih khususnya, kalau perempuan ngeliat laki-laki auratnya ketutup semua, kecuali ada yang ke kampus ga memakai celana, makanya yang lebih kasian tuh umat laki-laki, kenapa? karena ketika dia di kampus Pakuan, ga mungkin mata dia ga melihat sesuatu yang mengindahkan pandangan, dalam artian melihat aurat wanita yang bukan mahramnya, ngeliatnya dibahas lagi 'Waduh itu bentuk Ya Allah' menyebut dengan nama Allah lagi! 'Ya Allah, Ya Robbi, indah banget!' bila seperti itu kata Rasulullah, Pahala mereka seperti Api yang membakar kayu yang kering, habis dan ga dapat apa-apa puasanya juga, mending ga usah puasa...

Tidak Mungkin Allah itu alpa dari kita, sekecil biji zarrah pun kebaikan yang anda lakukan Allah akan balas itu, kejahatan sekecil apapun yang kita lakukan Allah akan balas, apa kita tidak percaya pada surga? Apa kita tidak percaya pada neraka? kita pasti percaya, kalau kita tidak percaya bahaya ini kita, maka ini prinsip yang pertama itu bahwa puasa itu yang paling penting adalah prinsip MUQRROBAH, dan kalau MUQRROBAH ini bukan hanya Ramadhan, kalau Ramadhan mah pandangan dijaga... lisan dijaga... begitu keluar Ramadhan malah kembali lagi seperti dulu... jadi Ramadhan ini sama seperti para selebriti malah jadi bunglon, yang namanya bunglon tau ga? kalo dia hinggap di kayu yang coklat, warnanya berubah coklat, kalau dia hinggap di daun yang hijau, malah jadi hijau. Para selebriti dan Para mahasisiwi liat contohnya! dan beberapa grup band, kalau bulan Ramadhan dia liris album-album Religius, ketika selesai Ramadhan nya? dia liris album-album yang kemudian bila kita lihat isinya... ga bener mengandung kata-kata yang dapat membangkitkan (ga tau...ga jelas ngomongnya apa), kalau kita lihat acara-acara selebriti mereka kalau ramadhan buka puasanya bareng pacar, shalat tarawehnya bareng pacar, jadi Ramadhan nya edisi spesial!"

"Bareng Pacar!"

"Iya spesial bareng pacar, ini hati-hati, kalau mereka kemudian jadi contoh mereka, ini jadi puasa yang sia-sia, kalau kita sudah puasa sia-sia, siapa yang menjamin tahun depan kita ketemu lagi dengan Ramadhan? Allah kasih Ramadhan sekarang buat kita 'Ya Allah terimakasih' karena satu bulan dikasih buat ampunan, minta ganda pahala, dan jauh dari neraka, siapa yang enggak habis-habisan ikut Ramadhan? jangan disia siakan Ramadhan ini, tadi tuh baca Quran sunnah jadi wajib pahalanya, shalat wajib, jangan ga shalat kalau Ramadhan, Shaum mah Shaum, solatna henteu, contoh lainnya, amalan amalan sunah sedekah, karena bulan Ramadhan itu sedekah paling afdol, sedekah nya dibanyakin, jangan banyakin tidur, kalau bulan Ramadhan kaum muslimin, liat saja pemandangan di Mesjid Raya, mereka pada terkapar, Ramadhan itu diisi dengan baca Quran, sedekah, beramal saleh, bekerja, dakwah, itu yang harus dihidupkan, jadi kalau Ramadhan itu ga sia sia, ga kerasa Ramadhan berlari berlalu berlalu berlalu, lama-lama meninggalkan kita, kita ia meninggalkan kita, ketika itu pula Allah tarik nyawa kita, trus bagaimana?

Kalau kita meninggalkan dunia, yang namanya cinta sehidup semati, engakau belahan jiwa, belahan jantung, jangankan pacar, istri anak juga ga bakal dibawa kalau meninggal, ada gak kalau meninggal gue, lo juga meninggal? Allah berkata 'setiap diri itu bertanggung jawab terhadap apa yang diperbuatnya' kalau saya meninggal ga mungkin istri saya tercinta 'Ya udah abi, kita sehidup semati, kalau abi meninggal saya juga meninggal' ga... tidak ada cinta sejati dalam artian cinta kepada manusia, cinta sejati itu milik Allah, manusia itu semu, ga ada, hati boleh dengan anda, tapi kalau lihat yang lain tetep aja berpaling, itu fitrah manusia, artinya kalau kita meninggal dunia kita ingatkan bahwa tidak ada yang abadi, makanya saya kritik itu lagunya ungu, yang katanya andai kutahu kapan tiba ajalku, ku akan memohon Tuhan tolong panjangkan umurku, itu karena kita ga tau jangan minta panjang umur! kalau ga tau gimana? harusnya gimana kalau ga tau?"

"Kita menyiapkan bekal"

"Iya.. kalau kita pulang dari sini jangan-jangan... kita kan ga tau, seperti alm Alda meninggal dunia, kalaupun boleh memilih, dia akan memilih meninggalnya di bulan Ramadhan, di bulan yang mulia, tapi coba? ga ada yang tau... "

[ Read More.. ]

Kamis, 20 September 2007

(BOCORAN) PIDATO BUSH SAAT KUNJUNGAN KE INDONESIA 20 NOVEMBER 2006

(dari milis ppiindia)

Kepada yang terhormat Direktur CIA, FBI, Direktur Bank Dunia, ADB, IMF, CEO Haliburton, Exxon Mobil, Freeport, Bankir2 Internasional, Dan semua yang telah membantu kami membiayai perang Iraq, Afghanistan, serta menyebarluaskan kekuasaan Imperium global, Direktur media dan televisi CNN, ABC, NBC, yang telah membantu propaganda kita, kami ucapkan terima kasih.

Hari ini adalah hari yang sangat penting karena pada hari ini saya akan melaporkan keadaan Indonesia , yang dulu kita takuti itu, sekarang sama sekali tak berdaya di hadapan kita.

Kita tidak perlu takut kepada angkatan bersenjata mereka, karena senjata yang mereka gunakan adalah kiriman dari negeri kita, lihatlah ketika kita jatuhkan embargo senjata, tentara-tentara mereka seperti maung ompong ha ha ha ha (hadirin tertawa), yang lebih lucu lagi kemarin presidennya sendiri yang memelas pada kita untuk menghentikan embargo itu... ha haha. (hadirin tertawa).. kasihan-kasihan.

Tak perlu takut pada generasi mudanya, rupanya faham materialisme, budaya konsumtif, hedonisme, individualisme, yang kita ajarkan itu lewat iklan-iklan kita, tayangan-tanyangan televisi kita, film-film kita, propaganda-propagan da kita, sudah tertanam pada hati dan pikiran sebagian besar dari mereka, jangankan memikirkan negeri atau umatnya lebih-lebih agamanya, kini mereka hanya memikirkan kesenangan diri mereka sendiri, bayangkan saja Negara semiskin itu penduduknya menempati urutan tertinggi dalam korupsi and dalam urusan berbelanja baju ke Singapura, mengalahkan Jepang, Australia, dan China sekalipun. ha ha ha (hadirin tertawa ).

Tak perlu takut tentang pelajar-pelajarnya, karena mahasiswa-mahasiswa terbaiknya selalu kita rekrut dan kita pekerjakan di perusahaan-perusaha an minyak atau tambang kita, dan kita menyuap mereka dengan gaji yang besarnya sama dengan loper koran di negeri kita ha ha ha. (hadirin tertawa ). Bayangkan orang-orang terbaiknya hadirin.

Tak perlu takut kepada pemimpin politik dan pejabatnya, karena sebagian besar dari mereka adalah orang yang gila jabatan dan sangat mudah untuk disuap, untuk uang dan jabatan, mereka bisa kita minta untuk melakukan apa saja sesuai keinginan kita. Dasar mental koruptor! ha ha ha ha (hadirin tertawa ).

Hutang mereka sudah sangat besar dan hampir mustahil bisa mereka bayar, 22% APBN mereka habis untuk membayar hutang kepada kita, sehingga mengurangi anggaran pendidikan mereka, kesehatan mereka, dan pelayanan sosial mereka. Sehingga di negeri itu banyak penduduknya yang kelaparan, miskin, sakit dan tak mampu berobat, ini merupakan keuntungan bagi kita. Karena semakin lama jika kondisi tidak berubah, maka akan tercipta generasi yang lemah dari negeri itu. Yang tidak akan mampu melawan kita, seperti yang selama ini kita harapkan.

Kekayaan negeri mereka hampir semuanya kita kuasai, lebih dari 96 % ladang minyak mereka telah kita miliki, tambang batu-bara, tembaga, emas, yang beroperasi di negeri itu hampir semuanya adalah milik kita. Lebih dari itu mimuman-minuman, makanan-makanan, buku-buku, walau banyak yang ngopi, komputer-komputer, software-soffware mereka, walau banyak yang ngebajak, bahkan odol dan sabun yang mereka gunakan adalah produksi perusahaan2 kita. ha ha ha (hadirin tertawa),

.... Indonesia merupakan ladang dollar kita yang harus tetap kita pertahankan bagaimanapun caranya, 200 juta lebih penduduk negeri itu merupakan konsumen bagi produk-produk perusahaan kita.

Singkat kata Indonesia telah kalah dari kita baik dari segi ekonomi, militer, politik, budaya, teknologi, dan lain-lain dan lain-lain.

Untuk menjaga agar kondisi ini tetap berlangsung, maka saya sarankan agar lebih mengefektifkan promosi budaya konsumtif dan hedonisme kepada mereka, kepada
agen-agen CIA agar memecah belah , tebarkan kecurigaan dan fitnah di antara mereka, biar mereka terus berkelahi dan tidak punya waktu untuk melawan Imperialisme kita, terus rekrut generasi muda terbaiknya agar bekerja untuk perusahaan-perusahaan kita, sehingga tidak akan banyak gerakan yang menentang kita.

Sebelum mengakhiri pidato ini, saya ucapkan terima kasih atas kerja sama yang luar biasa ini, kepada seluruh pihak yang telah ikut serta membantu usaha kita, perusahaan-perusaha an Multinasional, Televisi dan Media masa, Bank Dunia, IMF, CGI, Negara-Negara Sekutu, Economic Hit Man, Mafia Berkeley, yang terhormat pejabat korup Indonesia.
Dan lain-lain, dan lain-lain.

Sekian dan terima kasih.

President USA
George Walker Bush
White House


nb : maaf klo blognya basi...

[ Read More.. ]